loader
Foto

PENGABDIAN MASYARAKAT JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES MANADO DI SMA KRISTEN St. IGNATIUS MANADO

Poltekkes Kemenkes Manado dalam hal ini Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado bekerjasama dengan SMA Kristen St. Ignatius Manado menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat yang bertajuk PEMBERDAYAAN SISWA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA.

Dalam upaya untuk meningkatkan peran dan potensi siswa dan masyarakat pada umumnya dalam penanggulangan bencana, maka Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado melalui kegiatan Pemberdayaan Siswa Dalam Penanggulangan Bencana di lingkungan Sekolah dalam hal ini di SMA Kristen St. Ignatius Manado, perlu melibatkan unsur siswa (pemberdayaan siswa). Pemberdayaan siswa dapat diartikan sebagai suatu proses di mana siswa berinisiatif untuk memulai proses menanggulangi bencana dengan memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri atau suatu upaya untuk memulihkan atau meningkatkan keberdayaan suatu komunitas agar mampu berbuat berdasarkan insting mereka, sehingga dalam melaksanakan penanggulangan bencana bisa dilakukan secara aktif dan agresif serta cekatan demi kepentingan bersama.

Kegiatan Pemberdayaan Siswa dalam Penanggulangan Bencanatersebut dilaksanakan pada tanggal 03 s/d 05 November 2016, dibuka oleh PUDIR I Bidang Akademik Bapak Henry Imbar, S.Pd.,M.Kes didampingi oleh Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado Bapak John Welliam Tangka, S.Kep Ners, M.Kep dan Juga Kepala Sekolah SMA St. Ignatius Bapak Z. Koyoba.  Pada kesempatan tersebut PUDIR I menyampaikan pada acara pembukaan kegiatan adalah dalam kegiatan ini adalah suatu apresiasi yang diberikan kepada Poltekkes Kemenkes Manado. Untuk itu, kegiatan ini akan menunjukkan prestasi dan kemampuan kita untuk mampu memberikan pemahaman serta mampu menciptakan siswa tangguh bencana. Kami berharap dengan kegiatan ini peserta memiliki kemampuan dan ketangguhan dalam mengurangi risiko bencana bila terjadi bencana di sekitar kita,” ungkapnya.

Adapun materi yang diberikan, yaitu : Hari Pertama: Konsep bencana, triage, penilaian cepat, BHD, stabilitasi dan Evaluasi; Hari Kedua: Praktek Table top untuk bencana tsunami, banjir, gempa dan longsor, dana wan panas/gunung meletus, dilanjukan BHD mobilisasi dan evaluasi; Hari Ketiga: Praktek Penilaian korban masal triage, imobilisasi/stabilisasi ternsportasi dan evakuasi, melepaskan Benda asing dari jalan batas/helmic maneuver dan BHD dan drill bencana gempa yang digelar di halaman sekolah.

Dalam kegiatan tersebut yang dilaksanakan di SMA St. Ignatius diikuti oleh 40 siswa dan 10 orang perwakilan guru-guru. Dan pada acara penutupan dilakukan Pembacaan Satgas sesuai SK Kepala Sekolah dan penyerahan Bendera Satgas.(Humas dan MoU)

foto
Author: Super Admin