Overwatch 2 Baru Saja Dirilis Dan Berada Di Bawah Serangan DDoS

Jakarta – Blizzard baru saja merilis sekuel Overwatch 2, game multiplayer shooter populer dari Overwatch.

Namun, ketika diluncurkan Selasa waktu setempat ini, Overwatch 2 sudah mengalami beberapa masalah, termasuk serangan siber DDoS yang membahayakan game pada hari peluncurannya.

“Sayangnya, ada serangan DDoS skala besar di server kami,” presiden Blizzard Entertainment Mike Ibara mengkonfirmasi melalui Twitter.

Menurut Tech Crunch pada hari Kamis, 10 Juni 2022, beberapa pemain yang terhubung ke server mengalami masalah seperti dikeluarkan dari pertandingan dan ketidakstabilan yang membuat permainan menjadi lebih sulit.

Direktur game Overwatch, Aaron Keeler, mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan DDoS kedua terjadi dan server masih tidak stabil.

Overwatch 2 sendiri dirilis secara gratis alias PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch dan PC, serta fitur cross-play.

Fitur cross-play memungkinkan pemain untuk saling bertemu dan memainkan game ini dengan pemain lain yang bermain di perangkat yang berbeda.

Blizzard telah melakukan beberapa perubahan pada Overwatch 2 yang berbeda dari pendahulunya. Misalnya, tim saat ini terdiri dari 5 pahlawan, bukan 6, sehingga komposisi tim pemain akan berubah.

Ini gratis untuk dimainkan, tetapi seperti game lain seperti ini, Blizzard mengharuskan pemain untuk membayar berbagai konten, termasuk kosmetik karakter serta Battle Pass.

Dengan dirilisnya Overwatch 2, Blizzard secara resmi menutup server Overwatch 1 yang juga dikenal dengan versi aslinya yang dirilis pada tahun 2016.

Overwatch, dikutip oleh Gamerant, menjadi salah satu game Blizzard yang paling sukses saat pertama kali dirilis, mengumpulkan sambutan hangat, penghargaan Game of the Year, dan tanggapan antusias penonton.

Blizzard menjaga pemain Overwatch dengan terus mengirimkan konten. Namun, dengan melambatnya karakter, peta, dan mode baru, tampaknya minat pemain terhadap game ini mulai berkurang.

Baca Juga  Garena Sedang Merayakan Free Fire Di 5 Kota

Diambil dari battle.net di Blizzard, berikut adalah spek PC yang kamu perlukan jika ingin memainkan Overwatch 2 di PC: Anda juga dapat mengunduhnya secara gratis dari battle.net.

Sementara itu, versi mobile World of Warcraft untuk iOS dan Android dilaporkan telah dibatalkan. Informasi ini berasal dari laporan terakhir Bloomberg beberapa hari lalu.

Dilaporkan bahwa game yang dibuat sebagai kolaborasi antara Blizzard dan NetEase itu dibatalkan karena masalah pendanaan. Padahal, diketahui perkembangan game ini sudah memasuki tahun ketiga.

Selain itu, menurut laporan, sekitar 100 pengembang NetEase terlibat sebelum proyek pengembangan game dibatalkan.

Namun, menurut Verge, Senin (8/8/2022), juru bicara Blizzard mengatakan pihaknya masih menjalin hubungan baik dengan NetEase. Mereka juga membantah adanya sengketa soal keuangan.

Rencananya, game ini dirancang sebagai spin-off dari World of Warcraft yang dikenal memiliki banyak penggemar. Namun, hingga kabar pembatalan tersebut, jenis cerita dan gameplay yang ditawarkan oleh game tersebut masih belum diketahui.

Keputusan ini patut dipertanyakan mengingat Blizzard diketahui mendorong kehadirannya di platform mobile. Dua game diperkenalkan untuk pengembangan ini tahun ini saja: Warcraft Arclight Rumble dan Diablo Immortal.

Sumber: