Pertemuan Para Menteri Keuangan G20 Yang Mengecam Invasi Rusia Ke Ukraina Berakhir Tanpa Pernyataan.

Pertemuan Menteri Keuangan G20 di Bali pada Jumat (15/7/2022) hingga Minggu (17/7/2022) berakhir tanpa pernyataan bersama.

Hal ini disebabkan oleh perbedaan pendapat dengan Rusia tentang perang. Namun, para menteri keuangan anggota G20 sepakat untuk mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

Banyak anggota setuju bahwa pemulihan ekonomi global telah melambat dan menghadapi kemunduran besar dari perang Rusia di Ukraina. Pernyataan Indonesia mengatakan dalam deklarasinya bahwa semua negara anggota mengutuk keras dan mendesak penghentian segera perang.

Mayoritas anggota G20 setuju bahwa kerawanan pangan dan energi semakin mengkhawatirkan akibat perang Ukraina.

Sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia, mengutip News Asia Channel, mengatakan Senin (18/7/2022) bahwa “banyak anggota siap untuk mengambil tindakan kolektif cepat.”

Kegagalan pertemuan para menteri keuangan G20 untuk mencapai pernyataan bersama terjadi seminggu setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menarik diri dari KTT G20 di Bali atas kritik terhadap Moskow.

Pada pertemuan ini, Rusia hanya mengutus seorang wakil menteri, dan menteri keuangan benar-benar hadir.

Sementara itu, seluruh anggota G20 telah menegaskan kembali komitmennya untuk menerapkan perubahan peraturan perpajakan internasional yang akan mulai berlaku pada tahun 2024, penyesuaian kebijakan untuk mengendalikan pandemi COVID-19, dan mengatasi peningkatan inflasi dan perubahan iklim.

Pertemuan menteri keuangan G20 berikutnya akan diadakan di Washington, DC pada bulan Oktober.

Baca Juga  BNI Selenggarakan Turnamen Esports Dengan Total Hadiah Uang Rp 228 Juta Rp